Motivator Indonesia Terkenal, Ippho Santosa, Tokoh Motivator Indonesia, Motivator Terbaik

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Soal Motivasi Diri di Perusahaan-Perusahaan

Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan


Bukan atasan yang salah.
Bukan perusahaan yang salah.


Motivator-Indonesia-Terbaik-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Perusahaan

Mungkin motivasi diri yang bermasalah.
Mungkin niat dan tekad yang lemah.

Introspeksi. Berbenah, berubah.
Mudah-mudahan membaik.





Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan Motivator Indonesia

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Peserta Untuk Bersyukur (Tips Terbaik)

Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia



Sebagai motivator Indonesia, saya sering mengingatkan peserta untuk bersyukur.

Sesusah-susahnya kita, toh masih ada orang lain yang lebih susah. Yah, buat apa kita berkeluh-kesah? Apalagi sampai menyalah-nyalahkan Sang Pencipta.


motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal-motivator-bisnis

Orang yang jauh dari Tuhan-nya, ketika masalah menimpa, susahnya akan bertambah-tambah. Kenapa? Karena masalah itu sendiri dan tiadanya ridha Tuhan-nya.

Orang yang bersandar sama Yang Maha Kuasa, hampir-hampir tiada masalah yang berarti baginya. Hanya Allah yang besar baginya, yang lain terasa kecil.

Anda setuju? Saya harap begitu.



Motivator Indonesia, Motivator Indonesia Terkenal

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ajarkan Ilmu Networking (Tips Terbaik)

Motivator Indonesia, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik 



Sebagai motivator Indonesia, saya sering mengajarkan ilmu networking. Ini sangat penting. Hal sederhana, namun kita sering abai dan lalai.

Penelitian-penelitian menunjukkan, selain menurunkan hormon kortisol, ternyata networking atau silaturahim dapat meningkatkan hormon endorfin dan hormon oxytocin, sehingga menyehatkan. Sekali lagi, menyehatkan.

Ini juga berlaku dalam dunia kerja dan dunia usaha. Bukan dalam pergaulan saja.

Terkait konteks ibadah, ternyata silaturahim selalu menyertai:
-       Dalam sholat berjamaah, terjadilah silaturahim sesama muslim di suatu kawasan. Demikian pula dalam sholat tarawih dan buka puasa bersama.
-       Dalam haji dan umrah, terjadilah silaturahim sesama muslim sedunia.

motivator-indonesia-terkenal-ippho-santosa-motivator-indonesia-terbaik

Dan terkait konteks bisnis, inilah istilah-istilahnya:
-       Tanpa network, artinya not work (tidak berhasil).
-       Network artinya net worth (kekayaan bersih).
-       Network memang nice word (kata yang indah).

Ketika Anda berkenalan dengan satu orang, pada hakikatnya Anda berkenalan dengan 4 sampai 16 orang. Lha, kok bisa sebanyak itu? Iya, karena kita punya potensi berkenalan dengan orang-orang di sekitarnya.

Gimana, Anda setuju? Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Semoga berkah berlimpah!



Motivator Indonesia

Motivator Indonesia Ippho Santosa Berbagi Ilmu Penjualan (Tips Terbaik)

Motivator Indonesia, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia YouTube



Sebagai motivator Indonesia, saya sering berbagi ilmu penjualan. Tips-tips terbaik. Dalam bentuk seminar, training, dan magang.

Nah, sudah 2 hari ini, saya menemani peserta yang magang. Jujur saja, saya salut sama mereka. Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia. Dari Bali, Aceh, Palembang, Semarang, Malang, dll. Menjemput ilmu, judulnya. Nyantri, istilah lainnya. Gimana nggak salut?

motivator-indonesia-terbaik-ippho-santosa-motivator-terbaik-indonesia-penjualan
motivator-indonesia-terbaik-ippho-santosa-motivator-terbaik-indonesia-penjualan

Saya dan tim berusaha membimbing mereka agar mahir jualan secara offline, pada 2 hari pertama. Kemudian berlanjut, mahir jualan secara online. Kenapa? Mapan finansial, itulah salah satu tujuannya. Mari biasakan diri kita dengan 'gemar jualan'. Ini saya sampaikan di mana-mana.

Anggaplah diri kita sebagai pembawa solusi kepada banyak orang. Siap? Harus siap!



Motivator Indonesia

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Karyawan Untuk Bersyukur (Motivasi Kerja)

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Karyawan Untuk Bersyukur (Motivasi Kerja)



Sebagai motivator, saya sering mengingatkan karyawan untuk sering-sering bersyukur. Target yang besar dan berat di kantor kadang menjerumuskan kita menjadi orang yang selalu meminta dan selalu mendesak. Lalu, abai dan lalai bersyukur. Tak sedikit pula yang kufur.

Padahal, sebanyak-banyaknya doa dan permohonan kita, mestinya lebih banyak lagi syukur kita. Seharusnya begitu.


motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivasi-kerja-karyawan-bumn

Syukur. Justru inilah yang akan memudahkan doa. Ya, memudahkan. Target yang besar dan berat, sepertinya dimudahkan. Anda boleh menyebutnya ini keajaiban, yah begitulah adanya.

Kalau mengingat rezeki yang kita peroleh selama ini, rasa-rasanya malu untuk memohon ini-itu. Namun tetaplah berdoa dan memohon, sambil mensyukuri.

Target boleh membesar. Namun syukurnya harus lebih besar. Itulah saran terakhir dari saya, Ippho Santosa.



Motivator Indonesia, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal

Motivator Indonesia Ippho Santosa Berikan Motivasi Terbaik

Motivator Indonesia Ippho Santosa Berikan Motivasi Terbaik (Tips Terkenal)



Namanya manusia, kadang motivasi kita naik-turun. Itu sih wajar-wajar saja.

Lagi malas?
Kurang termotivasi?

Jangan biarkan diri berlarut-larut dalam kemalasan. Itu dia kata kuncinya, jangan berlarut-larut.

Pilihlah sikap optimis dan antusias. Ya, termotivasi.

motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-dunia-kerja-motivator-muslim
motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-dunia-kerja-motivator-muslim

Dan langkah pertama untuk menumbuhkan motivasi adalah BERHENTI membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain. “Sebaliknya, berubahlah menjadi sosok yang bermental haus kesuksesan,” ungkap Profesor Psikologi di Virginia Tech, Scott Geller, dikutip dari Reuters.

Scott Geller melanjutkan, sebenarnya membangkitkan motivasi kerja adalah soal bagaimana Anda memperlakukan diri Anda sendiri: apakah bermental ‘menghindari kegagalan’ atau ‘haus kesuksesan’. Sekali lagi, bagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri. Ini penting sekali dalam dunia kerja.

Tak perlu pula menunggu motivasi dari orang lain atau kejadian lain. Itu pasif namanya. Sama sekali tidak baik. Kitalah yang harus proaktif. Maksudnya, secara sadar memilih untuk optimis dan antusias. Inilah saran saya sebagai motivator Indonesia.

Bagaimana? Anda Siap?



Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Terkenal Indonesia, Motivator Indonesia

Motivator Indonesia Ippho Santosa Diminta Pendapat Soal Musibah.

Sebagai motivator Indonesia, saya sering diminta pendapat soal musibah. 

Tabah, ini satu kata yang ringkas. Cuma lima huruf. Namun tak mudah menjalaninya, terutama saat kita mengalaminya. Masalah. Musibah.

Akan tetapi, kita harus tetap berbaiksangka. Ada kebaikan di balik itu.


motivator-indonesia-ippho-santosa-motivator-perusahaan-motivator-dunia

Kadang hadiah itu tak berbungkus indah, melainkan berupa masalah. Namun kalau kita tabah, kelak kita akan menemukan hikmah dan berkah. Sekali lagi, hikmah dan berkah.

Karena itu akan menaikkan level kita. Ibaratnya, ujian untuk naik kelas. Bukankah itu berkah?

Saya harap kali ini Anda sependapat. Semoga bermanfaat.



Motivator Indonesia

Motivator Indonesia Ippho Santosa Anggap Masalah Itu Hadiah (Pesan Terbaik)

Motivator Indonesia, Motivator Terbaik, Motivator Indonesia Terbaik


Sebagai motivator saya sering diminta membahas soal masalah.

Inilah pesan dan penjelasan saya. Kadang hadiah itu tak berbungkus indah, melainkan berupa masalah. Namun kalau kita tabah, kelak kita akan menemukan hikmah dan berkah. Sekali lagi, hikmah dan berkah.

Izinkan saya bercerita pengalaman pribadi. Ketika ayah saya meninggal tahun 1999, saya pikir itu episode terburuk dalam hidup saya. Saya sempat terpikir untuk sejenak berhenti kuliah, karena keterbatasan ekonomi. Putus asa, mungkin Anda menyebutnya begitu. Sebutan itu ada benarnya.

motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-indonesia-terbaik-terkenal

Namun ibu saya mendorong saya untuk meneruskan kuliah, walaupun saat itu ibu saya tidak mengantongi uang yang memadai. Pas-pasan. Bertahun-tahun kemudian barulah saya tersadarkan, rupa-rupanya itu salah satu momentum terbaik dalam hidup saya. Ya, momentum terbaik.

Kenapa? Sebabnya, dari situlah saya bersumpah untuk sukses, tidak boleh hidup begitu-begitu saja! Harus sukses! Begitulah, kadang hadiah itu tak berbungkus indah, melainkan berupa masalah! Ujung-ujungnya ternyata, penuh hikmah dan berkah!

Saya harap Anda setuju.

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Tentang Sumber Semangat (Pemahaman Yang Terkenal Sejak Lama)

Sebagai motivator Indonesia, saya pernah mengingatkan bahwa kitab suci hendaknya menjadi sumber semangat dan sumber solusi. Pemahaman ini terkenal sejak lama, bukan baang baru. Mungkin Anda pernah mendengarnya.

motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik-motivator-dunia
motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik-motivator-dunia

Nah, dengan pemahaman dan pola pikir seperti ini, maka ketika bekerja:
-       ia akan sungguh-sungguh dan tidak suka menunda-nunda (baca QS 94:7).
-       ia akan berusaha mematuhi pemimpinnya (baca QS 4:59).
-       ia akan menghormati rekan kerjanya (baca QS 28:77).
-       ia tidak akan iri kepada rekan kerjanya (baca QS 4:32).
-       ia tidak akan curi-curi waktu apalagi curang (baca QS 83:1-3).


Dan jadilah Productivity with Spirituality. Bukankah itu hebat? Sangat!

Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Soal Bakti Terbaik (Terkenal di Langit)


 Motivator Indonesia, Motivator Terbaik, Motivator Terkenal



Membahagiakan orangtua terutama ibu bukan sekedar ucapan. Yah boleh-boleh saja, tapi bukan itu yang utama. Bagaimana kita memuliakan dan membahagiakan mereka setiap harinya, itu jauh lebih utama. Mari berikan bakti terbaik. 

Tanyalah ibu manapun, pastilah mereka senang teramat sangat kalau anaknya nggak neko-neko, anaknya selalu perhatian, anaknya selalu sholat (bagi yang muslim), dan seumpamanya. Betul apa betul? Sebagai motivator Indonesia, saya sering mengingatkan ini.

motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-terkenal-motivator-dunia

Percayalah, bukan uang yang paling mereka harapkan. Coba lihat di luar sana, betapa banyak anak yang miskin namun berhasil memuliakan dan membahagiakan ibunya, karena memang si anak ini penuh perhatian. Ia mengalokasikan waktu untuk ibunya. Makan bareng. Jalan bareng. Libur bareng. Ketika jauh, ia pun sering menelepon atau WA ibunya. 

Coba baca kalimat tadi baik-baik. Apa susahnya? Nggak susah kan? Nggak harus pakai uang kan? Bagi seorang ibu, mungkin ini yang dianggap bakti terbaik dari anaknya. Bukan soal uang. Sempatkan 5 detik untuk share artikel ini kepada teman-teman dan keluarga anda. Mengingatkan mereka.

Terhadap atasan atau orang asing, kita sering mengucapkan, “Pak, ada yang bisa saya bantu?” Pernahkah kita mengucapkan ini kepada ibu? Kalau terhadap atasan atau orang asing saja kita bisa santun, mestinya kepada ibu kita bisa lebih daripada itu. Lebih! 

Jangan sampai orangtua keburu meninggal dan kita menjadi anak yang menyesal. Lalu, anak kita pun ikut-ikutan lalai dan abai kepada kita, karena mereka jarang-jarang melihat contoh berbakti dari kita.

Pada akhirnya, semoga kita semua dimampukan untuk memuliakan dan membahagiakan ibu kita. Insya Allah kita akan terkenal di langit. Dicatat sebagai amal. Saya, Ippho Santosa, turut mendoakan dari jauh. 

Motivator Indonesia Ippho Santosa Berbagi Pengalaman Terbaik Tentang Etnis Tertentu

Sebagai motivator Indonesia, izinkan saya kali ini menyampaikan pengalaman pribadi saya. Salah satu pengalaman terbaik. Tentang etnis Cina di Indonesia. Tepatnya, Tionghoa.

Sedikit-banyak, saya mengenal etnis Cina sejak lama. Kebetulan atau tidak, nenek saya dan nenek istri saya keturunan Cina (Tionghoa), walaupun terhitung rada jauh dari segi silsilah. Saya pun belajar 9 tahun di sekolah yang setengah siswa-siswanya beretnis Cina, demikian pula guru-guru di sekolah itu. 9 tahun, bukan waktu yang sebentar.

motivator-indonesia-ippho-santosa-motivator-terbaik-motivator-terkenal-esq

motivator-indonesia-ippho-santosa-motivator-terbaik-motivator-terkenal-esq

Ketika saya kuliah dan kesusahan di Malaysia, tak disangka-sangka, saya dibantu oleh seorang Chinese berkebangsaan Malaysia. Julian namanya. Meski beda etnis dan beda kebangsaan dengan saya, namun itu tidak menghalangi kebaikannya kepada saya. Semoga Yang Maha Kuasa selalu merahmati beliau dan keluarganya. Namun hal sebaliknya juga pernah terjadi, di mana seorang Chinese pernah mencurangi bisnis saya.

Terus, apa hikmahnya? Jangan rasis. Jelas tho, perbuatan baik atau buruk, itu soal orangnya. Bukan soal etnisnya. Apa pendapat teman-teman?




...




Motivator Terbaik Yang Harus Kita Cintai (Pesan Ippho Santosa Untuk Indonesia)

Motivator Terbaik, Motivator Indonesia



Anda ngefans sama siapa?
Jason Statham atau Robert Downey Jr?
Justin Bieber atau Tayor Swift?

Ngefans berat?

Sungguh, kelak kita akan dikumpulkan dengan orang-orang yang kita cintai, walaupun kita belum pernah bertemu dengan orang-orang tersebut. Itu pesan guru saya. 

Oleh karenanya, pastikan kita mencintai orang-orang yang tepat. Tatkala kita mencintai seseorang, maka kita akan senantiasa menyebut-nyebut namanya. Dengan senang hati pula kita menuruti kata-katanya, juga membelanya. 

Dan manakala orang lain menyebut namanya, hati kita langsung bergetar! Itulah tanda-tanda cinta! 


motivator-terbaik-motivator-indonesia-motivator-terkenal-dunia-maher-zain

Cinta kadang tak perlu diucapkan. Namun terlihat nyata dari sikap kita. Apakah kita sering menyebut-nyebut namanya? Apakah kita menuruti kata-katanya? Begitu terdengar namanya, apakah hati kita langsung bergetar?

Sekali lagi, pastikan kita mencintai orang yang tepat. Bagi seorang muslim, hendaknya ia mencintai Nabi Muhammad dan beliaulah motivator terbaik. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Ippho Santosa Anjurkan Belajar dari Motivator Terbaik

Kebanyakan motivator di Indonesia dan dunia berusaha mempersembahkan yang terbaik. Namun respons publik beda-beda...

"Ikut seminar yuk."
"Wah lagi sibuk."

"Ikut kajian yuk."
"Lagi ada kerjaan."

Mendengar jawaban ini, teman saya langsung nyamber, "Woi! Ente pikir, orang-orang yang ikut seminar dan kajian itu pengangguran apa?" Mereka juga punya kesibukan, tapi bisa menyempatkan diri dan memprioritaskan.

Adabnya ilmu, yah dijemput. BUKAN ditunggu. Terus-terang saya males sama orang yang nyeletuk, "Kapan seminar di daerah A? Kapan seminar di daerah B?" Padahal saya menggelar seminar gratis di daerah C, yang jaraknya tak sampai 2 jam dari daerah A dan B. 

Dekat tho? Saya, zaman nggak punya uang, bela-belain berangkat ke Malaysia dan Singapura demi menjemput ilmu. Ketika punya sedikit uang, berangkat ke Australia karena tujuan yang sama. Ilmu.

Motivator-Terbaik-Motivator-Indonesia-Motivator-Terkenal-Tung-Desem
Motivator-Terbaik-Motivator-Indonesia-Motivator-Terkenal-Tung-Desem

"Sadar Mas Ippho, bukan seminar yang bikin orang sukses," celetuk mereka. Anak TK juga tahu, hanya Allah yang bikin orang sukses. Cuma, dari sini terlihat bahwa dia tidak memprioritaskan ilmu. Toh anjuran menuntut ilmu itu dari Allah juga.

Padahal ilmu itu cahaya. Fakir itu gelap. Mereka yang sungguh-sungguh dengan ilmu, dijamin tidak fakir. Dan ingatlah, kalau nasib gitu-gitu aja, maka ada tiga kemungkinan. Pertama, ilmunya gitu-gitu aja. Kedua, action-nya gitu-gitu aja. Ketiga, sedekahnya gitu-gitu aja.

Cari mentor. Cari motivator. Yang terbaik. Lalu, belajarlah darinya. 

Happy learning...