Motivator Indonesia Terkenal, Ippho Santosa, Tokoh Motivator Indonesia, Motivator Terbaik

Tampilkan postingan dengan label Motivator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivator. Tampilkan semua postingan

Motivator Indonesia Ippho Santosa Berbagi Tips Terbaik (Motivator Indonesia)

Motivator Indonesia, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Terbaik Indonesia


Kembali saya sharing soal rezeki yang tak disangka-sangka. Pagi ini, izinkan saya sebagai motivator berbagi satu tips. Tentunya tips yang baru dan berbeda. Boleh?

Simak >> http://bit.ly/RezekiTakTerduga 

Kenapa nggak ditulis di sini saja? Pengalaman saya membimbing orang selama bertahun-tahun, ada baiknya orang itu diarahkan untuk sedikit berikhtiar atau berusaha, ketimbang disuapi begitu saja. 


motivator-indonesia-terbaik-ippho-santosa-motivator-indonesia-terkenal-dunia

Adanya ikhtiar atau usaha, walaupun sedikit, itu akan membuat sebuah gagasan (ilmu) membekas di hati dan pikirannya. Maaf, mereka yang selalu disuapi, cenderung menganggap enteng sebuah gagasan (ilmu).

Inilah satu tips terbaik tentang rezeki yang tak disangka-sangka. Simak deh >> http://bit.ly/RezekiTakTerduga  





Motivator Indonesia, Motivator Terbaik

Motivator Indonesia Ippho Santosa Tunjukkan Siapa Motivator Terbaik

Sebagai motivator Indonesia, kadang saya memberikan analogi.

Kalau kita punya dua bawahan, yang satu rajin, yang satu pemalas.

Kira-kira hati kita lebih sreg dengan yang mana? Kira-kira, bonus dan uang tambahan, kita berikan kepada siapa? Sekalipun Anda seorang pemalas, pastilah Anda tidak suka punya karyawan yang pemalas. Betul apa betul?

Kurang-lebih Tuhan pun begitu, lebih sreg dengan hamba-Nya yang rajin. Lebih ridha. Soal rezeki tambahan? Jangan ditanya, pastilah juga diberikan kepada hamba-Nya rajin. Itu sudah sunatullah.

Maka ingatlah:
Semangatmu, potensi rezekimu.
Semangatmu, bekal suksesmu.
Semangatmu, nasib baikmu.
Semangatmu, pengantar doamu.

Ingatlah itu! Selalu!

Ketika Anda malas bekerja, maka ingatlah orang-orang tersayang dan jadikan mereka itu motivator terbaik bagi Anda. Semoga dengan pemahaman ini, Anda rajin kembali bekerja.

Motivator Indonesia Ippho Santosa Anggap Pasangan Itu Motivator Terbaik

Sebagai motivator Indonesia, kadang saya bicara soal stress.

Tekanan pekerjaan yang cukup berat, ditambah urusan pribadi, menjadi faktor dominan yang menyebabkan karyawan stress. Belum lagi kalau ternyata atasan tidak bisa diteladani dan bawahan tidak bisa diandalkan. Akhirnya motivasi kerja menurun. Ini sebenarnya terjadi di semua bidang. Bukan di bidang tertentu saja.
motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-terkenal-motivator-bisnis
Saran saya, harus dicari tahu dulu akar permasalahannya. Ya, akarnya. Jalan-jalan dan liburan hanya bisa memberi kesenangan sesaat. Solusi sejati tidak bisa terhadirkan dari aktivitas-aktivitas sedemikian. Sekiranya akar permasalahan sudah diketahui, barulah bisa dipikirkan next step-nya.

motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-terkenal-motivator-bisnis

Saran berikutnya, minta masukan dari pasangan dan mentor. Ya, dari orang-orang dekat yang mengenal kita. Mereka adalah motivator terbaik. Sepertinya mereka memiliki pandangan yang lebih jernih terhadap permasalahan kita. Juga lebih jujur. Posisi mereka bagaikan cermin dan begitulah, kadang kita perlu cermin untuk melihat diri kita dan permasalahan kita.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.




...

Motivator Indonesia

Sebagai motivator Indonesia, saya sering mengingatkan peserta.

Sudahkah kita mendoakan orangtua hari ini?
Sudahkah kita membahagiakan orangtua hari ini?
Dengan sebaik-baik doa dan bakti?

motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis-motivator-terkenal 
motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis-motivator-terkenal

Ketika kita masih kecil, orangtua berusaha memberikan yang terbaik untuk kita: mulai dari makanan, pakaian, pendidikan, sampai ke mainan. Mereka selalu menomorsatukan kita. Sekarang, ketika kita dewasa, apakah kita memberikan yang terbaik untuk mereka? Apakah kita menomorsatukan mereka? Yang ada, kita malah menomorduakan mereka. Biasanya rumah, makanan, dan pakaian kita jauh lebih baik daripada orangtua.
motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis-motivator-terkenal

Yang ironis, biasanya beginilah cara kita ‘berbakti’:
-  Begitu kita hidup susah, maka dilantiklah orangtua menjadi pembantu di rumah kita.
-  Begitu kita sibuk bekerja, maka dilantiklah orangtua menjadi babysitter di rumah kita.
-  Begitu kita sibuk bepergian, maka dilantiklah orangtua menjadi satpam di rumah kita. Memang, kita tidak pernah menyebutnya begitu, tapi begitulah pekerjaaan mereka sehari-hari.

Manakala orangtua meninggal, barulah kita tersadar. Kita pun berubah membaik. Mestinya dibalik. Kita berubah membaik dulu, sebelum orangtua meninggal. Tak perlu tunjuk sana-sini. Lebih baik introspeksi. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Mohon doa ya untuk saya dan orangtua saya.