Motivator Indonesia Terkenal, Ippho Santosa, Tokoh Motivator Indonesia, Motivator Terbaik

Tampilkan postingan dengan label Motivator Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivator Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Sebagai Motivator Perusahaan, Ippho Santosa Ingatkan Soal Keluarga (Tips Terbaik)

Motivator Perusahaan, Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Terkenal



Kemarin saya berseminar untuk sebuah BPJS.

Terus, ada yang nyeletuk, "Mas Ippho seminar terus, kapan ngurus bisnisnya, kapan ngurus keluarganya?" Hehehe, kepo ya? Alhamdulillah setiap hari saya ngurus bisnis. Apalagi sudah ada timnya... 

Kalau ngurus keluarga? Yah selalu. Bahkan saya sering mengantar anak ke sekolah. Kelonan sama mereka, yah setiap hari. Sama istri, sering pula saya ke bioskop, pacaran. Hehehe. Saya pun rutin tidur siang, walau cuma 15 menit. Me-time, hehehe.

Meskipun publikasi seminar berjalan setiap hari, bukan berarti seminar saya berlangsung setiap hari. Bukan. Coba deh perhatikan baik-baik. Yang setiap hari itu cuma publikasinya.

motivator-untuk-perusahaan-motivator-indonesia-terbaik-motivator-terkenal
motivator-untuk-perusahaan-motivator-indonesia-terbaik-motivator-terkenal-termuda

Misal, seminar Ahad pagi dan seminar Senin siang di Jakarta. Gratis nih. Kedua-duanya dipublikasikan setiap hari. Ya, setiap hari. Mungkin ini yang terlihat oleh teman-teman di FB dan Twitter. Melihat ini, sebagian langsung menyimpulkan.

Yah, kondisi sekarang jauh berbeda dibanding kondisi saya merintis bisnis dulu. Awal-awal berdirinya TK Khalifah, hampir-hampir semua saya handle. Sibuk. Padat. Mulai dari meyakinkan orangtua siswa, sampai mengasuh siswa. Pelan-pelan, barulah saya menyusun tim dan mendelegasikan.

Sesibuk apapun diri kita, sepenting apapun urusan kita, harus punya waktu untuk keluarga. Anda setuju? Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!




Motivator Perusahaan, Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Indonesia Terbaik

Sebagai Motivator Untuk Perusahaan, Ippho Santosa Ingatkan Soal Makna Hidup (Motivator Indonesia)

Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia



Hidup bagai permainan monopoli. Kadang Anda berjalan cepat. Kadang Anda berjalan lambat. Tahu-tahu keberuntungan datang. Lalu seketika Anda punya rumah bahkan hotel. Wah!

Terus, apa lagi?

Ternyata kita harus berhati-hati. Berhati-hati? Kenapa? 

motivator-untuk-perusahaan-motivator-perusahaan-profil-ippho-santosa

Karena, begitu permainan selesai, yah selesai. Semua akan ditinggalkan begitu saja. Dan demikian pula kehidupan.

Lantas, gimana baiknya? Pastikan kita membawa bekal yang cukup dan benar.

Anda setuju?




Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia


Sebagai Motivator Untuk Perusahaan, Ippho Santosa Ingatkan Soal Visi (Motivator Indonesia)

Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia



Mana yang lebih penting, kecepatan atau ketepatan? Cepatnya langkah atau tepatnya arah?

Ternyata tepatnya arah jauh lebih penting. Apa gunanya cepat, kalau arahnya salah?

Impian itu serupa dengan visi. Kedua-duanya berfungsi sebagai arah.

Adakah persamaan lainnya? Ada. Baik impian maupun visi, sesuatu yang diletakkan paling awal, tapi mempengaruhi hasil akhir.

Persamaan lainnya? Sesuatu yang awalnya tak terlihat, tapi akhirnya paling kelihatan.

motivator-untuk-perusahaan-motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terbaik
motivator-untuk-perusahaan-motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terbaik


Lantas, bagaimana kalau impian ditertawakan orang? Tak perlu sakit hati. Jadikan itu motivasi. Kelak, berikan ia bukti...

Visi dan impian yang ditertawakan orang, sepertinya layak diperjuangkan...

Anda setuju? Saya tunggu komentar Anda...




Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia

Sebagai Motivator Untuk Perusahaan, Ippho Santosa Ingatkan Soal Prioritas (Motivator Indonesia)

Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia



Saya berharap Anda tidak tersinggung. Izinkan saya berpesan satu hal. Boleh?

Bisnis dan karier itu penting. Tapi, keluarga jauh lebih penting. Jangan sampai kita salah prioritas! Mari jalani hidup yang berkelas dan berkualitas!


Banyak orang yang salah prioritas. Bekerja terlalu keras, sampai-sampai keluarga diabaikan dan terkeluar dari prioritas. Bablas.

Ngomong-ngomong, prioritas itu seperti apa sih? Ini terlihat dari fokusmu dan total durasimu. Lebih cenderung ke mana?

Sebelum terlambat, mari kita atur ulang prioritas kita. Lalu, jalani dengan tekun setiap harinya.






Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia



Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Soal Motivasi Diri di Perusahaan-Perusahaan

Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan


Bukan atasan yang salah.
Bukan perusahaan yang salah.


Motivator-Indonesia-Terbaik-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Perusahaan

Mungkin motivasi diri yang bermasalah.
Mungkin niat dan tekad yang lemah.

Introspeksi. Berbenah, berubah.
Mudah-mudahan membaik.





Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan Motivator Indonesia

Motivator Indonesia Ippho Santosa Bertindak Sebagai Motivator Perusahaan

Pemerintah saat ini tengah gencar-gencarnya meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Sebagai motivator Indonesia, tepatnya motivator di perusahaan, saya setuju dengan kebijakan ini. Menurut pemerintah, salah satunya melalui pelatihan kerja, selain jalur pendidikan formal dan jalur pengembangan karier di tempat kerja. 

Adapun pelatihan kerja difokuskan pada pembangunan dan pengembangan pilar kompetensi kerja. Jalur pendidikan fokusnya membangun pondasi yang kokoh untuk pengembangan kualitas tenaga kerja berikutnya. Karena itu, jalur pendidikan secara umum misinya mencerdaskan kehidupan bangsa.



motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis-desi-anwar

motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis-desi-anwar

Apabila jalur pendidikan fokusnya membangun pondasi kompetensi dasar tenaga kerja, maka jalur pelatihan kerja berfokus pada pembangunan dan pengembangan pilar-pilar kompetensi kerja. Hal ini nantinya akan dimantapkan di tempat kerja melalui pengembangan karir dan profesionalisme tenaga kerja.

Pelatihan kerja dan pengembangan karir di tempat kerja sebenarnya suatu estafet proses pengembangan kualitas SDM. Keterpaduan dan keterkaitan antara pendidikan, pelatihan kerja dan pengembangan karier di tempat kerja merupakan suatu keharusan dalam peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia. 

Melalui momentum ini, ke depan kita akan memiliki human SDM yang kompeten dan profesional sebagai bagian dari peningkatan daya saing nasional, serta seiring dengan itu juga akan meningkatkan produktivitas nasional. Sepertinya Indonesia memerlukan hadirnya motivator terbaik.


...

Sebagai Motivator Perusahaan, Ippho Santosa Ingatkan Soal SDM (Motivator Indonesia)

Sebagai Motivator Perusahaan, Ippho Santosa Ingatkan Soal SDM (Motivator Indonesia) 



Sebagai motivator Indonesia, juga motivator perusahaan, saya merasa perlu peningkatan SDM. Secara besar-besaran. Anda sependapat dengan saya? Suatu ketika, Hanif Dhakiri mengatakan ada dua hal penting yang harus dimiliki sumber daya manusia (SDM) Indonesia di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kedua hal itu adalah kompetensi dan daya saing. 


motivator-indonesia-motivator-perusahaan-motivator-terbaik

Dua hal tersebut mutlak dimiliki agar SDM Indonesia dapat bersaing di level nasional maupun internasional. "Pada prinsipnya kita semua sepakat bahwa apapun bidang pekerjaan atau profesi, setiap orang dalam melaksanakan suatu aktivitas atau pekerjaan harus memiliki kemampuan atau kompetensi dan daya saing," ujar Hanif Dhakiri yang kemudian dikutip oleh Republika.


motivator-indonesia-motivator-perusahaan-motivator-terbaik

Saat ini populasi SDM Indonesia menduduki posisi teratas di wilayah ASEAN dengan jumlah sekitar 242 juta jiwa atau setara dengan 40 persen dari total populasi negara-negara ASEAN. Dengan kondisi itu Indonesia semestinya memiliki posisi tawar yang strategis di kawasan. "Posisi itu akan kita dapatkan jika SDM Indonesia memiliki daya saing," ujarnya. Pernyataan ini sulit untuk dibantah.

Apa pendapat teman-teman?







Motivator Perusahaan, Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Indonesia

Sebagai Motivator Perusahaan, Ippho Santosa Bantu Korporat Untuk Lebih Sukses (Motivator Korporat)

Sebagai Motivator Perusahaan, Ippho Santosa Bantu Korporat Untuk Lebih Sukses (Motivator Korporat)



Di sela-sela seminar motivasi, kadang peserta bertanya kepada saya soal orangtua. Inilah penjelasan saya sebagai motivator Indonesia di perusahaan-perusahaan.

Kepada ibu, berbakti.
Kepada ayah, juga berbakti.
motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-sukses-motivator-muda
motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-sukses-motivator-muslim
motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-sukses-motivator-islam

Ketulusan (sincerity) dan pengorbanan (sacrifice) ayah, sulit dijelaskan dengan kata-kata. Di sini, kita semua mesti menyempatkan diri untuk memaknai dan menghayati. Maka, sudah sepantasnya kita membuat dirinya bangga dan bahagia.

Yah, ada banyak caranya. Bukan soal uang semata. Dua yang paling utama adalah dengan sukses dan sholat. Sekali lagi, dengan sukses dan sholat. Di berbagai training motivasi, hal ini sering saya ingatkan.

Terus-terang saja, bagi keluarga muslim, ayah mana yang tidak resah ketika meninggalkan anak-anaknya dalam keadaan tidak sukses dan tidak sholat? Ayah mana yang tidak bahagia ketika meninggalkan anak-anaknya dalam keadaan sukses dan sholat?

Moslem-Motivator-Muslim-Motivator-Islam-Motivator-Islami

Bagi muslim, ketika ia sholat, besar kemungkinan itu pahala baginya juga amal jariyah bagi ayah-ibunya. Kok bisa? Ya bisa. Karena ayah-ibunya yang telah mendidik dan mendoakan dia agar tetap sholat. Bukankah begitu?

Sholat itu solusi.
Sholat itu bagian dari berbakti.
Sholat mencegah kita dari berbuat keji.

Sekian dari saya, Ippho Santosa. Agar menjadi amal kebaikan sama-sama, baiknya tulisan ini di-share kepada teman-teman dan saudara-saudara kita. Sekali lagi, niatkan untuk amal kebaikan. Dari jauh, saya turut mendoakan.





Motivator Perusahaan, Motivator Korporat